Implan Payudara VS Transfer Lemak Payudara

Penulis: La Lumiere Aesthetics

Ketika ukuran payudara dirasa kurang besar atau kurang kencang implan payudara dan transfer lemak payudara adalah prosedur bedah plastik dapat menjadi solusi yang tepat dengan bertujuan untuk memperbesar, menstabilkan, mengencangkan payudara karena tindakan ini dipercaya dapat meningkatkan percaya diri. Tapi apa perbedaan nya dan manakah yang lebih aman? Siapa yang lebih unggul? Dan berapa biaya nya? banyak pertanyaan yang muncul untuk kedua metode ini, masing-masing tentu punya keunggulan nya sendiri dan prosedur yang jelas berbeda. Ada yang dengan mentransfer lemak dari bagian tubuh lain dan ada yang ditambahkan silikon atau saline (air garam buatan) yang akan disisipkan di bawah payudara. Tentunya, sebelum memilih antara implan atau transfer lemak baik nya mengenal prosedur, manfaat hingga resikonya. Kedua nya memiliki keunggulan masing-masing yang sehingga banyak orang terutama wanita Indonesia menggunakan salah satu nya untuk mencapai hasil yang diinginkan.


Implan Payudara


Implan payudara atau silikon atau saline (air garam buatan) yang digunakan dengan prosedur medis untuk augmentasi atau pembesaran payudara. Banyak tujuan untuk penggunaan implan payudara seperti ; memperbesar, merubah bentuk, memperbaiki bentuk pasca melahirkan dan lain nya.

Prosedure Implan Payudara

  •          Waktu yang di butuhkan sekitar 2 jam
  •        Anastesi akan diberikan dokter selama prosedur implan payudara
  •         Dokter akan membuat sayatan yang tersembunyi agar tetap menjaga estetika, ada 4 sayatan yang akan menjadi opsi yaitu ; Periareolar ( tepi luar areola), Inframammary (bawah payudara dan dada), Transaxillary ( di ketiak), Transumbilical ( di pusar ).

-        Implan akan diletakan diposisi yang sudah ditentuka


Manfaat Implan Payudara

  •        Peningkatan ukuran payudara yang signifikan
  •        Hasil yang dapat bertahan lama dan konsisten
  •         Prosuder yang dilakukan singkat

Resiko Implan Payudara

  •        Perubahan ransangan pada payudara
  •        Payudara terasa sakit pasca operasi

Transfer Lemak Payudara

Transfer lemak payudara, atau dikenal autologous fat grafting atau lipofilling, salah satu prosedur yang di mana lemak diambil dari satu bagian tubuh (perut, paha, atau panggul) , diproses lalu ditransfer ke payudara. Tujuan utama dari tindakan ini adalah memperbaiki penampilan dengan cara pemindahan lemak berlebih ke payudara.

Prosedure Transfer Lemak Payudara

  •         Melakukan sayatan kecil pada bagian yang terdapat lemak berlebih menggunakan teknik sedot lemak
  •         Menghilangkan kotoran pada lemak dan menjalankan nya melalui alat sentrifus
  •         Sel lemak yang dimurnikan akan disuntikan kembali ke payudara menggunakan jarum suntik khusus


Manfaat Transfer Lemak Payudara

  •        Mengkontur payudara
  •        Menghilangkan lemak pada bagian-bagian berlebih
  •        Meningkatkan percaya diri

Resiko Transfer Lemak Payudara

  •        Adanya memar setelah tindakan
  •        Kemungkinan hasil transfer yang menyusut 20% - 30%

    Jadi Implan Atau Tranfer Lemak?

-        Tranfer lemak membutuhkan beberapa kali sesi sedangkan Implan hanya membutuhkan satu kali pembedahan

-        Hasil dari transfer lemak lebih natural sedangkan Implan dapat disesuaikan ukuran nya

-        Bekas luka tranfer lemak berupa suntikan, jika Implan berupa sayatan


Artikel Terkait

Mengencangkan Payudara Tanpa Operasi

Cara Menghilangkan Timbunan Lemak di Lengan

Payudara Pria Membesar, ini Cara Mengatasinya!

Diastasis Recti, Penyebab Perut Tidak Mengecil Setelah melahirkan

12 Cara Mengecilkan Perut Buncit Dengan Efektif

Menghilangkan lemak punggung dengan 5 latihan sederhana

Menghilangkan Lemak Di Perut Dengan Emsculpt Neo

Apa Saja Faktor Penyebab Kegemukan Pada Wanita

Cara Cepat Memperbaiki Metabolisme Tubuh

Cara mudah untuk menurunkan berat badan dengan cepat

Kenali Efek samping dari sedot lemak

Mengenal Laser Lipolysis, Perawatan Sedot Lemak menggunakan Laser

Inilah Faktor Penyebab berat badan bertambah Pada Saat Puasa

Inilah Cara agar Berat badan tidak naik saat berpuasa

5 Olahraga Yang Cocok Dilakukan Saat Berpuasa

Klinik sedot lemak laser, solusi instan penghilang lemak terbaik di jakarta

Hat-hati, Obesitas beresiko meningkatkan terkena kolesterol

Berat badan berlebih, meningkatkan terkena resiko diabetes

Mekanisme Terjadinya Hipertensi pada pengidap obesitas

Penyebab Dan Gejala Terjadinya Stretchmark Pada Tubuh

bentuk tubuh ideal dengan melakukan weight loss

Menghilangkan lemak Visceral dengan Weight Loss Program

Program Diet Alami Menjelang Idul Fitri

5 Cara mudah mengencangkan kembali payudara yang kendur

Sedot Lemak: Solusi Instan atau Risiko Jangka Panjang?

Diabetes Mellitus Penyakit Kronis yang Harus Diwaspadai Sejak Dini

Kenali Bahaya Diabetes di Usia Muda

GERD Penyakit Asam Lambung yang Sering Dialami dan Cara Mengatasinya

Hubungan GERD dan Mental Health

Kolesterol Tinggi Penyebab, Gejala, dan Cara Menjaga Kesehatan Tubuh

Obesitas dan Kolesterol Tinggi Hubungan yang Perlu Diwaspadai

Hipertensi atau Darah Tinggi Kondisi Kesehatan yang Tidak Boleh Diabaikan

Efektivitas Tummy Tuck Mengatasi Kulit Perut Kendur

Perbedaan Vaginoplasty dan Labiaplasty

Amankah Anestesi Lokal untuk Liposuction?

Liposuction atau Tummy Tuck? Temukan Solusi Tepat untuk Masalah Perut

Sukses Diet Tanpa Sarapan, Aman atau Berbahaya?

Kecantikan dan Kepercayaan Diri Dalam Tren Implan Payudara

Implan Saline dan Silikon : Mana Yang Harus Dipilih?

Triple Slimming Combo: Solusi Menghilangkan Lemak, Mengencangkan Kulit, dan Mengatasi Cellulite

Sebelum Memilih, Coba Cek Keamanan Breast Implant Ini Dulu!